Bendungan Tapin merupakan bendungan tipe urugan zonal inti tegak dengan zona inti kedap air menggunakan material lempung. Kendala yang terjadi saat pelaksanaan konstruksi adalah ketersediaan material lempung untuk zona inti yang ada di sekitar proyek. Di sisi lain terdapat material hasil galian spillway yang dibuang begitu saja disekitar area proyek. Adanya permasalahan tersebut, terdapat gagasan untuk memanfaatkan material hasil galian spillway tersebut sebagai material zona inti yang dikombinasi dengan geomembrane untuk meningkatkan impermeabilitasnya. Dalam rangka mendapatkan ukuran zona inti bendung yang optimal, dibuat 5 alternatif desain yang kemudian dianalisa dengan bantuan software SEEP/W dan SLOPE/W. Selanjutnya, hasil perhitungannya dibandingkan dengan perencanaan awal dimana zona inti bendung menggunakan material lempung dari quary. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa geomembrane dapat menurunkan nilai rembesan rata rata hingga 89%. Disamping itu, diperoleh efisiensi biaya sebesar 27.53% apabila material galian spillway dipakai sebagai pengganti material lempung untuk bendung inti.
Copyrights © 2022