Laporan keuangan merupakan sarana yang penting bagi investor dan kreditur untuk mengetahui perkembangan perusahaan secara periodik karena laporan keuangan merupakan sumber informasi yang sangat penting dan dibutuhkan oleh pemakai laporan keuangan. Investor dan kreditur menggunakan informasi arus kas sebagai ukuran kinerja perusahaan, karena informasi tentang arus kas digunakan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas serta menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut. Selain arus kas, parameter kinerja perusahaan yang mendapat perhatian utama yaitu laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh komponen laporan arus kas (arus kas operasi, investasi, dan pendanaan) dan laba kotor terhadap harga saham. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan sampel sebanyak 17 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2012 - 2014. Alat analisis yang digunakan adalah program SPSS. Hasil yang didapat adalah variabel arus kas dari aktivitas operasi yang signifikan mempengaruhi harga saham dan variabel arus kas dari aktivitas investasi yang signifikan mempengaruhi harga saham, pada tabel 4.8 menunjukkan bahwa angka signifikan untuk variabel arus kas aktivitas operasi adalah sebesar 0.005 dan variabel arus kas aktivitas investasi adalah sebesar 0.031. Nilai ini lebih kecil dari tingkat signifikansi 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa arus kas aktivitas operasi dan arus kas aktivitas investasi berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham.
Copyrights © 2017