Penelitian yang dilakukan adalah lanjutan dari proses rangkaian proyek desain sebelumnya dari kegiatan penelitian pada program Matching Fund platform Kedaireka 2021 yang diadakan oleh ITENAS, yaitu pemanfaatan limbah bonggol jagung di desa Rancakalong, Sumedang menjadi produk yang memiliki nilai jual. Peluang yang dimiliki dari hasil ekplorasi limbah bonggol jagung sangat luas, salah satu peluang yang bisa dilakukan adalah mengolah limbah bonggol jagung menjadi produk speaker bluetooth. Perancangan ini melalui proses produksi dengan menggunakan teknik laminasi dan juga memanfaatkan karakteristik bonggol jagung yaitu teknik bending. Produk ini juga mengkompromikan antara nilai kebaruan yang ditawarkan dengan faktor produksi agar memperoleh real cost sebagai dasar untuk memperoleh kelayakan harga jual. Metoda yang digunakan pada perancangan ini adalah desain iteratif. Pada akhir penelitian dihasilkan luaran berupa prototype produk speaker bluetooth. Kebaruan dari penelitian ini adalah penggunaan material bonggol jagung sebagai material utama dan penggunaan perlakuan teknik bending pada proses pembuatan produk.
Copyrights © 2022