Melasma merupakan hipermelanosis yang secara general berbentuk simetris berupa makula yang tidak rata. Melasma memiliki warna coklat muda hingga coklat tua akibat adanya sinar ultra violet dan berlebihnya aktivitas enzim tirosinase. Di Indonesia, kebanyakan masyarakat lebih memilih mengobati melasma dengan menggunakan tanaman obat tradisional. Tujuan dari penelitian ini guna mengamati fraksi butanol dari daun Areuy kikunti (Pothos junghuhnii de Vreise) apakah dapat menjadi inhibitor atau penghambat enzim tirosinase dengan menggunakan metode analisis IC₅₀ dan asam kojat sebagai kontrol positifnya. Didapat nilai IC₅₀ untuk hasil fraksi butanol yaitu sebesar 12.598,00 sedangkan untuk hasil fraksi air yaitu 46.340,4 pada. Dari nilai IC₅₀ yang didapat menunjukan bahwa fraksi butanol tidak memiliki kekuatan inhibisi terhadap enzim tirosinase.
Copyrights © 2022