Banjir merupakan bencana alam yang selalu mengintimidasi dan mengganggu aktivitas kehidupan masyarakat dan selalu membawa kerugian yang besar terhadap persoalan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat petani. Kerugian pertanian akibat banjir seringkali meningkatkan persoalan kurangnya kebutuhan penghasilan keluarga pada rumah tangga petani. Adapun tujuan dari tulisan ini yaitu mengkaji tentang persoalan ketahanan masyarakat petani dalam menghadapi bencana banjir dengan menggunakan analisis gender kapasitas dan kerentanan. Sejalan dengan itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian yang digunakan yaitu Masyarakat Petani Desa Tambakrejo Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tingkat ketahanan masyarakat petani Desa Tambakrejo memiliki kapasitas tingkat ketahanan yang tinggi, artinya kesiapsiagaan mereka sangat tinggi terhadap ancaman banjir. Kapasitas tingkat ketahanan yang berpenguh adalah pengetahuan, pengalaman dan pembangunan sosial yang saling melengkapi. Meskipun mempunyai kapasitas tingkat ketahanan yang tinggi, mereka juga memiliki kerentanan yakni sumber daya alam tidak dapat digunakan selama bencana banjir, minimnya tingkat pendidikan, hilangnya kegiatan rutinitas serta Kurangnya kesadaran masyarakat atas tindakan yang mereka lakukan yakni membuang sampah di sungai.
Copyrights © 2022