Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Mengidentifikasi dan menganalisis keunggulan komparatif sektor manufaktur non-migas industri (mengandung tiga sub-sektor: produk hutan, bahan kimia, industri pulp dan kertas; logam, mesin, buatan dan elektronik, dan makanan dan lain-lain) di Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. Dalam analisis ini, tingkat ketenagakerjaan menjadi variabel kunci dengan menggunakan beberapa pendekatan seperti Location Quotient (LQ), Shift-Share dan elastisitas; (b) Menggambarkan kecenderungan pergerakan elastisitas pekerjaan (yang telah dianalisis sebelumnya), yang dihasilkan dari penambahan unit usaha dan jumlah investasi di masing-masing sektor manufaktur di kota. Analisis dalam penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan teknik kuantitatif pengembangan regional standar seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
Copyrights © 2018