Income Smoothing atau perataan laba merupakan perbuatan secara sengaja dimanipulasi oleh manajemen kepada fluktuasi pendapatan yang dilaporkan untuk menjaga pendapatan industri pada tingkatan yang diasumsikan normal ataupun stabil sesuai terhadap prinsip akuntansi serta manajemen yang sehat sesuai kebutuhan perusahaan. Pada riset ini mempergunakan teori sinyal dan teori agensi. Pelaksanaan riset mempunyai tujuan guna melakukan pengujian Cash Holding, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen kepada Income Smoothing dalam industri subsektor makanan maupun minuman yang terdaftarkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021. Penyelenggaraan riset berikut mempergunakan metode purposive sampling dalam menentukan sampelnya mempergunakan Teknik analisis regresi linier berganda dengan 9 sampel industri manufaktur yang telah terdaftarkan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021 melalui website www.idx.co.id. Variabel yang diteliti adalah Cash Holding, Profitabilitas, Kebijakan Dividen dan Income Smoothing. Yang pengolahan datanya mempergunakan aplikasi Statistical Package for Sosial Scienses (SPSS) Versi 25. Hasil pengujian yang diperoleh dari riset ini menyimpulkan bahwasanya: Cash Holding mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing, Profitabilitas mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing, Kebijakan Dividen mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing. Dan secara simultan Cash Holding, Profitabilitas serta Kebijakan Dividen mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing.
Copyrights © 2022