ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran
Vol. 8 No. 2 (2017): (Available online: 1 August 2017)

Prevalensi musculoskeletal disorders (MSDs) pada pengemudi angkutan umum di terminal mengwi, kabupaten Badung-Bali

Vimalavarati Sekaaram (Program Studi Pendidikan Dokter)
Luh Seri Ani (2Ilmu Kedokteran Komunitas-Ilmu Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
08 May 2017

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan permasalahan kesehatan global karena prevalensinya yang tinggi pada pekerja. Kesehatan dan keselamatan pekerja seharusnya diutamakan namun pada kenyataannya kejadian MSDs tetap tinggi. Pengemudi angkutan umum sangat berisiko mengalami gangguan kesehatan terutama MSDs. Faktor- faktor risiko MSDs pada pengemudi angkutan umum meliputi usia tua, durasi kerja melebihi normal, masa kerja lama, dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi MSDs pada pengemudi angkutan umum di Terminal Mengwi Kabupaten Badung. Dengan demikian, diharapkan mampu mencegah terjadinya MSDs sehingga meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja pengemudi angkutan umum. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif cross sectional yang dilaksanakan dari bulan April hingga Mei 2016, dengan sampel berjumlah 30 orang yang merupakan pengemudi angkutan umum di Terminal Mengwi, Kabupaten Badung, menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh dari wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ) Hasil penelitian menunjukan prevalensi MSDs pada pengemudi angkutan umum di Terminal Mengwi yaitu 76,7%, dengan distribusi keluhan terbanyak pada bagian pinggang sebesar 73,91%. Kelompok usia ≥47 tahun mengalami MSDs sebesar 80%, durasi kerja ≥12 jam/hari lebih banyak mengalami MSDs yaitu 91,7%, masa kerja ≥18 tahun mengalami MSDs sebesar 80%, dan kebiasaan merokok >20 rokok/hari mengalami keluhan MSDs sebesar 100% Dapat disimpulkan bahwa prevalensi MSDs pada pengemudi angkutan umum di Terminal Mengwi cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko seperti usia, durasi kerja, masa kerja, dan kebiasaan merokok. Peneliti merekomendasikan kepada pemegang kebijakan angkutan umum dan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada seluruh pengemudi angkutan umum mengenai aspek ergonomi dalam mengemudi untuk mencegah MSDs.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

ism

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Medicine & Pharmacology

Description

Intisari Sains Medis is published by Medical Scientific Community, Indonesia. Intisari Sains Medis is an international, multidisciplinary, peer-reviewed, open access journal accepts papers for publication in all aspects of Science Digest, Medical Research Development, Research Medical Field and ...