ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran
Vol. 11 No. 2 (2020): (Available online: 1 August 2020)

Analisis faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian Malnutrisi Rumah Sakit (MRS) pada pasien anak di Bangsal Kaswari, RSUD Wangaya, Bali, Indonesia

Grace Lydia Budiputri (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Bali, Indonesia)
I Wayan Bikin Suryawan (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Bali, Indonesia)
Made Ratna Dewi (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Bali, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2020

Abstract

Background: Hospital malnutrition (MRS) is malnutrition that occurs during hospitalization. The incidence of hospital malnutrition is still high in both developed and developing countries. Hospital malnutrition has a significant impact on mortality and increases the risk of children developing complications. Therefore this study aims to analyze the factors that influence the incidence of MRS in pediatric patients in Kaswari Ward, Wangaya Hospital, Bali, Indonesia.Methods: This prospective cohort study was conducted on 110 pediatric patients who were treated in the Kaswari Ward, Wangaya Hospital, Denpasar City, aged 1 month to 17 years in July-September 2019 using the consecutive technique. The diagnosis of MRS is confirmed if there is weight loss> 2% in children treated> 48 hours to 7 days or weight loss in children treated 8 to 30 days. Data were analyzed using SPSS version 20 for Windows.Results: The results showed that most of the respondents aged 3-24 months (23.6%), male gender (55.5%), had a history of GEA disease (35.5%), nutritional status> -2SD WHZ (77.3%), had a single diagnosis (35.5%), and length of stay ranged from 4-7 days (60.0%). Multivariate analysis showed that the nutritional status at admission to the hospital (RR: 4,155; 95% CI: 1,289-13,392; p = 0.017) and length of stay was more than 7 days (RR: 8,219; 95% CI 1,643-41,098; p = 0, 01) has a significant relationship with the incidence of MRS. However, the number of diagnoses did not have a significant relationship with the incidence of MRS (p> 0.05).Conclusion: This study shows that children who are treated with a length of stay of more than 7 days are more at risk of experiencing MRS.  Latar Belakang: Malnutrisi Rumah Sakit (MRS) merupakan malnutrisi yang terjadi pada selama perawatan di rumah sakit. Angka kejadian Malnutri Rumah Sakit masih tinggi baik di negara maju maupun berkembang. Malnutrisi Rumah Sakit memiliki dampak yang signifikan pada angka mortalitas dan peningkatan resiko anak mengalami komplikasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian MRS pada pasien anak di Bangsal Kaswari, RSUD Wangaya, Bali, Indonesia.Metode: Penelitian kohort prospektif dilakukan pada 110 pasien anak yang di rawat di Bangsal Kaswari RSUD Wangaya kota Denpasar dengan usia 1 bulan hingga 17 tahun pada bulan Juli-September 2019 dengan teknik konsekutif. Diagnosis MRS ditegakkan apabila terjadi penurunan berat badan >2% pada anak yang dirawat >48 jam sampai 7 hari atau penurunan berat badan pada anak yang dirawat 8 sampai 30 hari. Data dianalisis dengan SPSS versi 20 untuk Windows.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 3-24 bulan (23,6%), jenis kelamin laki-laki (55,5%), memiliki riwayat penyakit GEA (35,5%), status gizi >-2SD WHZ (77,3%), memiliki diagnosis tunggal (35,5%), dan lama rawat inap berkisar 4-7 hari (60,0%). Analisis multivariat menunjukkan bahwa status gizi saat masuk rumah sakit (RR: 4,155; 95% IK: 1,289-13,392; p=0,017) dan lama perawatan lebih dari 7 hari (RR: 8,219; 95% IK 1,643-41,098; p=0,01) memiliki hubungan bermakna dengan kejadian MRS. Akan tetapi, jumlah diagnosis tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian MRS (p>0,05).Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa anak yang dirawat dengan lama perawatan lebih dari 7 hari lebih beresiko untuk mengalami kejadian MRS.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

ism

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Medicine & Pharmacology

Description

Intisari Sains Medis is published by Medical Scientific Community, Indonesia. Intisari Sains Medis is an international, multidisciplinary, peer-reviewed, open access journal accepts papers for publication in all aspects of Science Digest, Medical Research Development, Research Medical Field and ...