Jurnal Veteriner
Vol 23 No 3 (2022)

Karakterisasi Molekuler dan Biologis Virus Fowl Aviadenovirus yang Diisolasi dari Peternakan Ayam Komersial

Aditya Ahkami Pratomo (PT. SANBIO LABORATORIES. Kp. Wanaherang RT/RW 02/09, Kec. Gunung Putri Bogor. Phone : +62 3456 6789/ (021) 86863007. Mobile : +62 21 639 99067 890.)
Ifah Khairunnizak (PT. SANBIO LABORATORIES. Kp. Wanaherang RT/RW 02/09, ng Putri Bogor. Phone : +62 3456 6789/ (021) 86863007. Mobile : +62 21 639 99067 890.)
Arini Nurhandayani (PT. SANBIO LABORATORIES. Kp. Wanaherang RT/RW 02/09, Kec. Gunung Putri Bogor. Phone : +62 3456 6789/ (021) 86863007. Mobile : +62 21 639 99067 890.)
Michael Haryadi Wibowo (2Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Jl. Fauna, Karangmalang, Yogyakarta, 55281)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2022

Abstract

Fowl Adenovirus (FAdV) adalah virus penyebab penyakit unggas dengan lesi karakteristik benda inklusi yang ditemukan pada lesi organ, terutama organ hati. Penyakit tersebut menyebabkan kerugian ekonomi, berupa kematian ayam dan efek imunosupresi. Sejak tahun 2018, wabah FAdV atau dikenal sebagai penyakit inclusion body hepatitis (IBH) dilaporkan terjadi pada peternakan ayam broiler, di beberapa provinsi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi, karakterisasi molekuler dan biologis pada telur ayam berembrio dan kultur sel hati embrio ayam. Sampel hati, bursa fabricius, dan limpa diperoleh dari 23 peternakan ayam komersial di Indonesia, yang terdiagnosis penyakit IBH sejak tahun 2018-2020. Deteksi molekuler dilakukan dengan teknik polymerase chain reaction (PCR), menggunakan primer spesifik gen hexon. Hasil amplifikasi positif, selanjutnya dilakukan sekuensing. Isolasi dilakukan dengan menggunakan telur ayam berembrio (TAB) specific pathogen free (SPF) dan kultur sel hati embrio ayam. Deteksi dan karakterisasi molekuler menunjukkan bahwa semua FAdV yang diisolasi dari peternakan unggas yang diperoleh dari kasus terdiagnosa penyakit IBH, dapat dikonfirmasi penyebabnya sebagai FAdV genotipe E, yang termasuk strain FAdV-8b. Isolasi pada TAB menunjukkan lesi perdarahan embrio dan pembengkakan pada organ hati. Propagasi isolat FADV tersebut menggunakan kultur sel hati embrio ayam, menunjukkan lesi sitopatik yang telah dapat teramati pada pasase pertama, berupa pembengkakan dan pembulatan sel yang terinfeksi. Wabah penyakit IBH pada ayam komersial dalam penelitian ini, dikonfirmasi penyebabnya adalah FAdV genotipe E, yang termasuk dalam serotipe 8b. Virus FAdV yang diisolasi pada TAB SPF menunjukkan lesi perdarahan embrio dan hepatitis. Virus FAdV yang diisolasi pada penelitian ini dinilai patogen pada embrio ayam SPF.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jvet

Publisher

Subject

Veterinary

Description

Jurnal Veteriner memuat naskah ilmiah dalam bidang kedokteran hewan. Naskah dapat berupa: hasil penelitian, artikel ulas balik (review), dan laporan kasus. Naskah harus asli (belum pernah dipublikasikan) dan ditulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Naskah ilmiah yang telah ...