AbstraksiAngka kematian bayi (AKB) di Indonesia meningkatkembali pada tahun 2017 setelah sempat mencapai targetMillenium Development Goals (MDGs). AKB banyak disumbangoleh angka kecacatan bayi yang disebabkan oleh kesalahanpenggunaan obat-obatan. Pada penelitian terdahulu, terdapatobat analgesik dan antibiotik yang diresepkan pada ibu hamilmasuk dalam kategori D dan X yang dapat menyebabkankecacatan pada bayi. Selain itu, ditemukan bahwa penggunaanasam folat berlebih pada ibu hamil dapat menyebabkan autismepada bayi. Disisi lain, terdapat penelitian bahwa lebih dari 50%wanita tidak memiliki kesadaran terhadap pengobatannya sendiri.Maka dari itu, penting untuk dilakukan penelitian ini untukmengedukasi ibu hamil agar lebih sadar dan paham mengenai selfmedication selama kehamilan untuk mengurangi AKB. Edukasidalam penelitian ini menggunakan media buku saku. Hasil daripenelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05)terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sesudah diberikanedukasi mengenai pengelompokan obat berdasarkan risikonyadan penggunaan asam folat bagi ibu hamil dengan tingkatpengetahuan sesudahnya mengalami peningkatan dandipengaruhi oleh pendidikan akhir dan status bekerja ibu hamilserta jumlah keluhan, dan jumlah obat yang dikonsumsi selamakehamilan dibandingkan dengan kelompok kontrol.Kata kunci : asam folat, angka kematian bayi, edukasi, ibuhamil, obatAbstractThe infant mortality rate (IMR) in Indonesia increasedin 2017 after briefly achieving the Millennium DevelopmentGoals (MDGs). IMR are largely contributed by congenitalabnormalities rates caused by misuse of medicines. In previousstudies, there were analgesic and antibiotics that wereprescribed to pregnant women included in categories D and Xwhich can cause disability in infants. In addition, it was foundthat excessive use of folic acid in pregnant women can causeautism in infants. On the other hand, there is research that morethan 50% of women have no awareness of their own treatment.Therefore, it is important to do this research to educate pregnantwomen to be more aware and understand about self medicationduring pregnancy to reduce IMR. Education in this study usespocket book media. The results of this study is there aresignificant differences (p<0,05) in the level of knowledge ofpregnant women after being given education about druggrouping based on the risks and the use of folic acid for pregnantwomen with the level of knowledge thereafter has increased andis influenced by the final education and working status ofpregnant women and the number of complaints, and the amountof drugs consumed during pregnancy compared to the controlgroup.Keywords: drug, education, folic acid, infant mortility rate,pregnant women
Copyrights © 2020