Tarumanagara Medical Journal
Vol. 1 No. 1 (2018): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL

Hubungan konsumsi serat dengan kejadian konstipasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara periode 1-13 Maret 2015

Budianto Budianto (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumangara Gedung J lantai 2 Jl. S. Parman no 1. Jakarta Barat 11440)
Novendy Novendy (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumangara Gedung J lantai 2 Jl. S. Parman no 1. Jakarta Barat 11440)



Article Info

Publish Date
23 Oct 2018

Abstract

Konstipasi adalah abnormalitas pergerakan usus dengan manifestasi berupa berkurangnya frekuensi defekasi, konsistensi tinja yang keras, mengedan, dan sensasi tidak tuntas dalam buang air besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi serat dengan kejadian konstipasi. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta pada tanggal 1-13 Maret 2015. Desain studi cross-sectional, responden adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2011-2013. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner, diolah dengan menggunakan SPSS ver. 20, dengan uji statistik menggunakan Pearson Chi-square dan uji epidemiologi menggunakan prevalence ratio (PR). Dari 178 responden yang mengalami konstipasi sebanyak 64 orang (36%). Sebanyak 51 responden yang mengonsumsi serat kurang, 40 orang (78,4%) mengalami konstipasi, sedangkan 127 responden yang mengonsumsi serat cukup, 24 orang (18,9%) yang mengalami konstipasi (p-value 0,0001, PR 4,15). Konsumsi serat yang cukup dapat mengurangi kejadian konstipasi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

tmj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tarumangara Medical Journal adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Tarumangara Medical Journal berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine ...