Indonesia kaya akan berbagai macam tanaman, salah satunya adalah buah naga merah (Hylocereus polyrhizu). Untuk mengidentifikasi buah naga merah (Hylocereus polyrhizu) dapat dilakukan dengan berbagai metode diantaranya uji fitokimia, kromatografi lapis tipis, GC-MS. Pada hasil uji fitokimia buah naga merah (Hylocereus polyrhizu) didapatkan senyawa alkaloid, steroid, flavonoid, tepenoid dan fenolik. Pada kromatografi lapis tipis tidak didapatkan bercak noda pada plat. Sedangkan pada GC-MS, terdapat beberapa struktur yang mirip dengan 5-eicosene, 1-nonadecene, 1,2-benzenedicarboxylic acid, n-henecosane dan .gamma.-sisterol. Senyawa kimia yang mirip dengan struktur diatas, memiliki beberapa manfaat dalam bidang kesehatan, antara lain sebagai antibakteri, antioksidan, antijamur, anti-inflamasi.
Copyrights © 2018