Hemoglobin merupakan protein yang memberikan warna merah dan mempertahankan bentuk eritrosit. Selain itu, hemoglobin juga berperan dalam membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh serta membawa karbondioksida kembali ke paru-paru. Nilai hemoglobin normal pada laki-laki 13 – 18 g/dL; sedangkan pada perempuan 12 – 16 g/dL. Jika konsentrasi hemoglobin dalam tubuh berada di bawah nilai normal maka terjadilah anemia. Di negara berkembang, penyebab anemia terbanyak adalah defisiensi zat besi. Defisiensi zat besi menyebabkan terganggunya perkembangan kognitif dan motorik, kelelahan, dan menurunnya kemampuan belajar karena tidak adanya semangat dan konsentrasi. Hal ini dapat berdampak pada keberhasilan belajar, kesehatan jasmani, dan kecerdasan. Pada penelitian ini, peneliti mencari hubungan antara kadar hemoglobin dengan tingkat prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2013 yang dilakukan dari Januari 2016 hingga Juni 2017. Penelitian ini bersifat analitik cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan consecutive non-random sampling di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Dari hasil penelitian didapatkan proporsi mahasiswa yang mengalami anemia sebesar 13,3% dan didapatkan 62,5% mahasiswa yang memiliki IP kurang baik. Setelah data diolah melalui Statistical Product and Service Solution versi 23 didapatkan p = 0,699. Berdasarkan nilai tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan tingkat prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2013.
Copyrights © 2019