Komposisi tubuh terdiri dari massa lemak dan massa bebas lemak yaitu otot, tulang, dan cairan. Pada proses penuaan, terjadi penurunan massa bebas lemak dan peningkatan massa lemak. Massa lemak dipengaruhi berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, genetik, asupan makanan dan aktivitas fisik. Penurunan fungsi fisiologis dan neuromuskular dapat menyebabkan kelemahan pada lansia. Studi ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap massa lemak. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan 50 subjek yang terdiri dari 23 laki-laki dan 27 perempuan. Berdasarkan aktifitas fisik rendah, 12 (24%) subjek mempunyai massa lemak berlebih, dan 5 (1%) subjek dengan massa lemak kurang/normal. Berdasarkan aktivitas aktif sampai sangat aktif, 9 (18%) subjek dengan massa lemak berlebih dan 24 (48%) subjek dengan massa lemak kurang/normal. Berdasarkan uji statistik didapatkan terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan massa lemak dengan nilai p-value 0,003 (p-value < 0,05) dan nilai PR 2,58 memperlihatkan subjek dengan aktivitas fisik rendah memiliki resiko sebesar 2,58 kali lebih besar mengalami massa lemak berlebih dibandingkan dengan subjek dengan aktivitas fisik aktif.
Copyrights © 2019