Indonesia menduduki posisi keempat se-Asia Tenggara dengan angka kematian terbanyak akibat demam berdarah dengue (DBD) pada tahun 2016. Di kota Sukabumi, angka kejadian DBD mencapai 105,4 per 100.000 penduduk, sedangkan di Kecamatan Cikole didapatkan 90 kasus yang mendapat perawatan di Puskesmas pada tahun 2017. Angka kejadian DBD dapat diturunkan dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat yang baik dalam mencegah penyakit DBD. Tujuan studi ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat Cikole tentang DBD dan cara mencegahnya. Studi ini merupakan studi observasional dengan desain cross sectional. Pemilihan 96 sampel menggunakan metode consecutive sampling dengan responden adalah warga masyarakat Kecamatan Cikole. Pengukuran variabel menggunakan kuesioner yang hasilnya dikategorikan menjadi sangat baik, baik, sedang, cukup, dan buruk. Hasil studi didapatkan 41.7% responden yang berpengetahuan baik tentang DBD, 94.8% responden yang memiliki sikap sangat baik terhadap DBD dan 41.7% responden yang memiliki perilaku baik terhadap pencegahan DBD. Peran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan dan pemakaian abate serta peran puskesmas untuk mengadakan program edukasi terhadap masyarakat dan mengawasi pertumbuhan jentik nyamuk di wilayahnya.
Copyrights © 2020