Prevalensi obesitas mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kejadian ini diduga karena kurangnya asupan serat dalam buah dan sayur. Diketahui, seseorang yang mengonsumsi sayur minimal 3 kali dan buah minimal 2 kali yang setara dengan 30-37gram/hari dapat menurunkan kejadian obesitas. Studi ini merupakan studi analitik dengan desain potong lintang yang dilakukan di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat pada bulan Januari - Febuari 2020. Sampel studi ini adalah 194 pengunjung Puskesmas berusia 20 - 45 tahun yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian memperlihatkan 110 (56,7%) subjek memiliki status gizi lebih hingga obesitas dan sebanyak 163 (84%) subjek mempunyai asupan serat yang kurang. Hasil uji statistik didapatkan hubungan yang bermakna antara asupan serat dalam buah dan sayur dengan obesitas pada usia 20-45 tahun dengan nilai p 0,017 (p<0,05). Asupan serat pada kelompok usia produktif di Jakarta Barat belum memenuhi rekomendasi yang dianjurkan sehingga dapat meningkatkan risiko sebesar 1,67 kali kejadian obesitas.
Copyrights © 2021