Spektrum frekuensi radio bernilai penting dan strategis untuk teknologi komunikasi modren. Penggunaan spektrum frekuensi radio harus sesuai dengan peruntukkannya dan tidak saling mengganggu karena sifat spektrum frekuensi radio dapat merambat ke segala arah. Penelitian ini bertujuan mengkaji gangguan sistem jaringan telekomunikasi radio dengan memakai metoda simulasi. Simulasi dibatasi hanya untuk sistem jaringan komunikasi radio pada pita frekuensi VHF (30 MHz – 300 MHz ), dengan menggunakan tiga unit transceiver dengan frekuensi dapat diubah-ubah dan menggunakan jaringan yang direkayasa pada kondisi tertentu untuk dapat dilihat kesesuaian formula/rumus yang ada terhadap kenyataan dilapangan. Hasil simulasi dengan pencampuran frekuensi A 142,5 MHz dan B 143,07 MHz menghasilkan beberapa frekuensi hasil intermodulasi yaitu frekuensi 143,64 MHz, 141,93 MHz, 144,21 MHz yang mengakibatkan terjadinya gangguan radio (radio interferece )serta berefek merusak frekuensi eksistingnya. Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui cara penggunaan perangkat pemancar radio yang benar dan bebas dari interferensi dan emisi tersebar (spourius emission) dan mengetahui sumber gangguan dalam suatu jaringan komunikasi radio yang mengalami masalah.
Copyrights © 2013