Saat ini PT. PLN (Persero) merupakan pemegang kendali dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik. Dalam penyaluran energi listrik terhadap pelanggan melalui jaringan yang panjang akan mengalami banyak gangguan, untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan energi listrik kepada pelanggan perlu diketahui tingkat keandalan dari saluran yaitu kualitas dari sistem distribusi tersebut sehingga dapat dilakukan perbaikan untuk meningkatkan keandalan sistem. Tingkat keandalan jaringan distribusi pada umumnya diukur dengan dua parameter, yaitu: SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index). Semakin tinggi angka SAIDI dan SAIFI akan menunjukkan semakin berkurangnya tingkat keandalan dan tingkat pelayanan ke pelanggan. Analisis dilakukan pada sistem jaringan distribusi 20 KV penyulang Arengka dan Penyulang Pantai Cermin, didapat SAIFI dari Penyulang Arengka dalam satu tahun adalah 1,20299 pemadaman/pelanggan/tahun dan penyulang Pantai Cermin adalah 10,3195 pemadaman/pelanggan/tahun. Sedangkan SAIDI nya adalah 1,723693 jam/pelanggan/tahun untuk penyulang Arengka dan penyulang Pantai Cermin didapat SAIDI nya adalah 24,17436 jam/pelanggan/tahun. Dari hasil analisa dinyatakan bahwa jaringan distribusi penyulang Arengka lebih handal dibandingkan penyulang Pantai Cermin, ini berdasarkan SPLN 59:1985. Keandalan Pada Sistem Distribusi 20 kV DAN 6 kV. Dengan Index rata-rata untuk SAIDI 12,842 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI 2,415 pemadaman/pelanggan/tahun
Copyrights © 2013