Dusun Kedungprawan menjadi salah satu daerah penghasil keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan eksternal, serta merumuskan alternatif strategi pengembangan industri keripik tempe di Dusun Kedungprawan. Responden penelitian ini yaitu sepuluh pemilik usaha keripik tempe dan dua informan kunci. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari matriks IFE dan EFE untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal, matriks IE, SWOT, dan QSPM. Berdasarkan matriks SWOT, industri keripik tempe berada di kuadran I pada strategi SO. Hasil penelitian menunjukkan urutan prioritas strategi yang dapat diterapkan pada industri keripik tempe Dusun Kedungprawan. Strategi penetrasi pasar memiliki nilai TAS tertinggi sebesar 6.92, strategi pengembangan produk memiliki nilai TAS kedua sebesar 6.74, dan strategi pengembangan pasar memiliki nilai TAS ketiga dengan nilai sebesar 6.28.
Copyrights © 2022