Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya transaksi berupa atribut perilaku dari aktor, struktur tata kelola, atribut transaksi, dan biaya produksi terhadap keuntungan industri bordir di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini mengambil data dari 30 responden yang menjadi pelaku usaha bordir di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara langsung kepada responden yaitu para pelaku usaha bordir di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan dengan metode simple random sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan metode deep interview pada setiap kegiatan wawancara dengan pelaku usaha. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi variabel Atribut perilaku dari aktor, struktur tata kelola, atribut transaksi, dan variabel biaya produksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel X1 (atribut perilaku aktor) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keuntungan usaha bordir. Variabel X2 (struktur tata kelola) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan usaha bordir. Variabel X3 (biaya resiko) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keuntungan industri bordir. Variabel X4 (biaya pelaksanaan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan industri bordir.Kata Kunci: usaha bordir, biaya transaksi, keuntungan usaha.
Copyrights © 2021