Nangka merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat herbal, salah satunya untuk penyakit infeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak n-heksan, kloroform dan etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) Ekstraksi dilakukan dengan cara beringkat dengan metode sokhletasi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Bakteri uji yang digunakan adalah Propionibacterium acnes ATCC 11827 dengan konsentrasi ekstrak 10.000 µg/mL, 5.000 µg/mL. 2.500 µg/mL dan 1.250 µg/mL. Uji aktivitas antibakteri ekstrak n-heksan, kloroform dan etanol daun nangka menunjukkan ada diameter hambat. Pada ekstrak n-heksan, kloroform dan etanol daun nangka diperoleh diameter hambat paling besar berturut-turut 12,26 mm, 12,36 dan 12,26 mm. Uji fitokimia dengan KLT menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan mengandung terpenoid dan steroid, ekstrak kloroform mengandung fenol, dan ekstrak etanol mengandung flavonoid. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa aktif pada ekstrak mampu menghambat pertumbuhan Propionobacterium acnes ATCC 11827.
Copyrights © 2022