Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik penggunaan dosis pupuk kandang (pukan) kambing dan pupuk majemuk NPK terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah (Amarathus tricolor L.). Penelitian ini dilaksanakan di lahan UPTD Balai Benih Kentang Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada bulan Agustus sampai September 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan. Taraf perlakuannya adalah A (0 ton pukan kambing + 0 kg NPK/kontrol), B (10 ton pukan kambing + 250 kg NPK), C (10 ton pukan kambing + 500 kg NPK), D (10 ton pukan kambing + 750 kg NPK), E (20 ton pukan kambing + 250 kg NPK), F (20 ton pukan kambing + 500 kg NPK), G (20 ton pukan kambing + 750 kg NPK), H (30 ton pukan kambing + 250 kg NPK), I (30 ton pukan kambing + 500 kg NPK), dan J (30 ton pukan kambing + 750 kg NPK). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan H (30 ton pukan kambing + 250 kg NPK) memberikan pengaruh terbaik untuk pertumbuhan tinggi tanaman bayam merah pada setiap umur pengamatan dengan rata – rata yaitu 7 HST setinggi 4,35 cm, 14 HST 7,89 cm, 21 HST 13,93 cm, dan 28 HST 21,10 cm, sedangkan perlakuan yang terbaik pada pengamatan jumlah daun yaitu pada perlakuan G (20 ton pukan kambing + 750 kg NPK) pada saat tanaman berumur 28 HST yaitu dengan nilai rata – rata sebesar 24,33 helai daun.
Copyrights © 2022