Latar Belakang: Persalinan merupakan suatu hal yang fisiologi namun bukan berarti tanpa resiko komplikasi,dimana komplikasi yang terjadi sebanyak 32% karena perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (25%), infeksi (5%), di ikuti oleh persalinan yang lama (5%), abortus (1%) dan lain-lain (32%). Komplikasi disebabkan karena berbagai faktor yang dapat dicegah salah satunya dengan melakukan senam hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam hamil pada kelas antenatal terhadap lama persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dan bersalin di Puskesmas Kabupaten Wakatobi yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 42 orang. Sampel dibagi ke dalam kelompok kontrol dan intervensi kelas antenatal, masing-masing berjumlah 21 orang. Senam hamil dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan durasi waktu 90 menit setiap pertemuan yang dilakukan pada kelas antenatal. Data dianalisis dengan uji Fisher dan uji Mann-Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh senam hamil pada kelas antenatal terhadap lama persalinan pada kala I (p=0,014) dan kala II (p=0,005), kejadian lama persalinan yang normal pada ibu bersalin yang mengikuti senam hamil pada kelas antenatal lebih besar dibandingkan dengan ibu bersalin yang tidak senam hamil. Terdapat perbedaan yang signifikan dan tidak mengikuti kelas antenatal (p=0,017). Terdapat perbedaan yang signifikan antara lama persalinan kala II ibu bersalin yang mengikuti kelas antenatal dan tidak mengikuti kelas antenatal, dimana rata-rata lama persalinan kala II yang mengikuti kelas antenatal yaitu 51 menit sedangkan yang tidak mengikuti kelas antenatal yaitu 77 menit. Kesimpulan: Senam hamil berpengaruh terhadap lama persalinan kala I dan kala II, sehingga penting untuk ibu hamil mengikuti senam hamil dalam kelas antenatal
Copyrights © 2019