Latar Belakang: Defisiensi besi pada ibu hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin saat kehamilan maupun setelahnya. 61,9% ibu hamil mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) kurang dari 90 butir dan proporsi anemia pada ibu hamil meningkat dari tahun 2013 sebesar 37,1% menjadi 48,9% pada tahun 2018 (Riskesdas, 2018). Vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Kandungan zat besi dan vit C pada cavendish lebih tinggi dibanding dengan semangka dan jeruk. 40% ibu hamil trimester III di PMB Wanti Mardiwati, A.Md.Keb, S.Kep mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cavendish dan Fe terhadap kenaikan kadar Hb pada ibu hamil trimester III.Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan quasi eksperimen. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling ibu hamil trimester III berjumlah 20 orang di PMB Bidan Wanti Mardiwati.Amd.Keb.,S.Kp selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Instrumen penelitian menggunakan lembar monitoring selama 9 hari. Data dianalisis menggunakan uji T-independen.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan intervensi sebesar 9,78 gr% dan setelah diberikan intervensi sebesar 9,97 gr%. Rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan Fe sebesar 10,0 gr% dan setelah diberikan Fe sebesar 10,1 gr%. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan selisih kenaikan kadar hemoglobin dari kelompok intervensi yaitu 0,2 gr% dan kelompok kontrol sebesar 0,1 gr%, p value 0,001 artinya ada pengaruh dari cavendish dengan tablet Fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin.Simpulan: Selisih kenaikan kadar hemoglobin pada kelompok intervensi lebih besar (0,2 gr%) dibandingkan kelompok kontrol (0,1 gr%). Konsumsi tablet tambah darah disertai dengan cavendish dapat membantu menaikkan kadar hemoglobin ibu hamil.
Copyrights © 2018