Latar belakang: Angka kematian bayi di Indonesia tahun 2015 sebesar 22,23 per 1000 kelahiran hidup dan 57% meninggal pada umur dibawah 1 tahun. Penyebab langsung pertama kematian bayi adalah berat bayi lahir rendah (BBLR) 35%. Terdapat peningkatan jumlah kasus BBLR di Puskesmas Melong Asih dari 31 kasus dengan jumlah kematian 6 bayi tahun 2015 menjadi 49 kasus dengan jumlah kematian 3 bayi tahun 2016. Faktor yang dapat menyebabkan BBLR yaitu usia ibu, umur kehamilan, paritas dan penyakit penyerta selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi korelasi antara karakteristik Ibu bersalin dengan kejadian BBLR di Puskesmas Melong Asih.Metode: Metode penelitian ini menggunakan study korelasi dengan rancangan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah BBLR, umur ibu, paritas, dan penyakit penyerta ibu. Data didapatkan dari buku register ibu di Puskesmas Melong Asih (data sekunder) dengan analisa data bivariat (chie-square).Hasil penelitian: menunjukan pvalue = 0,005; 0,799; dan 1,00 untuk hubungan antara umur ibu; paritas; dan penyakit penyerta dengan kejadian BBLR.Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian BBLR, namun tidak ada hubungan yang bermakna antara paritas serta penyakit penyerta ibu dengan kejadian BBLR.
Copyrights © 2018