Prosiding University Research Colloquium
Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan

Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Bayi Usia 6-12 Bulan

Melati Artika Wulansari (STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta)
Deni Artyas Dwi Astuti (STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2018

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MPASI) adalah makanan tambahan yangdiberikan untuk bayi atau batita yang masih menyusu pada ibunya.Telah dilakukan Studi Pendahuluan di Desa Gedongan diperoleh data± 60% dari 32 bayi yang berusia 6-12 bulan tidak diberikan MPASIyang tidak sesuai tahapan, wawancara dari 10 responden yangmempunyai bayi usia 6-12 bulan didapatkan bahwa terdapat 5responden yang berpengetahuan kurang tentang pemberianMPASI.Agar pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) berjalanbaik maka diperlukan pengetahuan dan perilaku yang baik pulamengenai MPASI.Mengetahui hubungan pengetahuan ibu denganpemberian makanan pendamping ASI pada bayi usia 6 – 12 bulan diDesa Gedongan, Plupuh, Sragen.Penelitian ini menggunakan desainpenelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasidalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulandi Posyandu Desa Gedongan, Plupuh, Sragen sejumlah 32 responden.Pengambilan sampel dengan teknik sampel jenuh dengan jumlahsampel 32 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesionertertutup, cara pengukuran langsung dengan menyebarkan kuesionerpada responden.Pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASIyaitu responden berpengetahuan baik 14 orang (43, 8%), cukup 12orang (37,5%), dan kurang 6 orang (18,7 %) sedangkan pengetahuanibu tentang makanan yang dianjurkan ibu yang mempunyaipengetahuan baik sebanyak 9 orang (28,1%), cukup 12 orang (37,5%)sedangkan yang kurang sebanyak 11 orang (34,4%). Ada hubunganpengetahuan ibu dengan pemberian makanan pendamping ASI padabayi usia 6-12 bulan di Desa Gedongan.

Copyrights © 2018