Selama ini kayu jati (Tectona grandis L.f.) merupakan jenis kayu yang banyak digunakan, pengolahannya menjadi perabotan rumah tangga seperti meja, lemari dan lainnya menghasilkan serbuk gergaji. Masih jarang penelitian tentang pembuatan adsorben dari kayu jati. Dengan latar belakang tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang pengaruh suhu dan waktu karbonisasi serta menguji karakteristik arang aktif tersebut. Proses pembuatan karbon aktif dimulai dengan menghaluskan serbuk gergaji kayu jati, mengayak dengan ukuran (-80+100 mesh), merendam selama 24 jam dengan H3PO4 10%, menyaring dan residunya dibilas dengan aquadest hingga netral kemudian dikeringkan selama 3 jam dalam oven 110⁰C.Proses karbonisasi divariasikan pada suhu 300, 350, 400, dan 450°C. Ulangi penelitian tersebut untuk variasi waktu selama 20, 40, 60, dan 80 menit. Berdasarkan penelitian semakin tinggi suhu karbonisasi dan waktu karbonisasi menghasilkan rendemen, kadar air dan zat mudah menguap yang sedikit namun berbanding terbalik untuk kadar abu dan nilai iodin. Berdasarkan penelitian arang aktif yang dihasilkan sesuai standar SNI No. 06-3730-1995 yaitu hasil rendemen 39,12%; kadar air 1,93%; kadar abu 9,8%; kadar zat menguap 7,9%; kadar karbon terikat 80,36% dan daya serap terhadap iodin sebesar 825,05 mg/g.
Copyrights © 2018