Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecocokan beberapa model turbulensi yang telah ditemukan para ilmuwan terdahulu seperti DES Spallart-Almaras (SA), DES realizable k-ε, dan scale adaptive simulation (SAS). Ketiga model turbulensi tersebut diujicobakan untuk mensimulasikan sistem pendinginan trailing edge pada sudu turbin. Riset simulasi dilakukan dengan memanfaatkan desain peneliti terdahulu, yaitu sistem pendingin “trailing cutback” yang memiliki integrasi dengan “pin-fin cooling”. Geometri spesimen uji, keadaan awal aliran fluida dan kondisi batasnya mengacu pada paper penelitian yang dipublikasikan Effendy dkk (2016). Investigasi berfokus pada dua parameter penting, yaitu adiabatic film cooling effectiveness (ηaw) dan discharge coefficient (CD). Hasil simulasi menunjukkan bahwa model turbulensi DES-SA mampu memberikan hasil prediksi parameter ηaw yang konsisten terhadap data penelitian terdahulu dengan perbedaan hingga 4,25%. Sementara, nilai CD tidak ada perbedaan yang bermakna dibanding data eksperimen maupun simulasi.
Copyrights © 2018