Prosiding University Research Colloquium
Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi

Pembuatan Bioetanol dari Limbah Kulit Kopi Arabika dan Robusta dengan Variasi Waktu Fermentasi

Narisa Nur Aini Said (Program Studi Teknik Kimia/Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Herry Purnama (Program Studi Teknik Kimia/Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
12 May 2020

Abstract

Bioetanol adalah salah satu bahan bakar terbarukan yang dibuat dari tumbuhan maupun limbah perkebunan yang mengandung pati, glukosa dan serat selulosa dari fermentasi gula yang bersumber dari karbohidrat dengan bantuan mikroorganisme. Kandungan glukosa pada limbah kulit buah kopi arabika sebesar 852,36 mg/100mL sedangkan kandungan glukosa pada limbah kulit buah kopi robusta sebesar 673,76 mg/100mL. Bioetanol didapatkan dari proses fermentasi dimana proses fermentasi gula hasil hidrolisis kulit kopi menjadi bioetanol menggunakan bakteri zymomonas mobilis. Zymomonas mobilis mempunyai kemampuan untuk mencapai konversi yang lebih tinggi, tahan terhadap kadar etanol yang tinggi dan pH yang rendah. Suhu optimum proses fermentasi dengan menggunakan bakteri zymomonas mobilis pada kisaran pH sebesar 4 – 7. Bioetanol hasil fermentasi masing – masing selama 5 hari, 7 hari dan 9 hari dapat dimurnikan lagi dengan proses destilasi ekstraktif pada suhu 80oC, selanjutnya hasil distilat diuji kadar etanolnya menggunakan Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit kopi dapat digunakan sebagai bahan baku alternatif pembuatan bioetanol dengan proses fermentasi. Hasil fermentasi limbah kulit kopi arabika selama 9 hari sebesar 63,81% dan hasil fermentasi limbah kulit kopi robusta selama 9 hari sebesar 60,00%.

Copyrights © 2020