Keberadaan Al-Qur’an yang selalu relevan sepanjang masa (sha>lihun li kulli zama>n) secara langsung memberikan ruang kepada para mufassir untuk melakukan interpretasi Al-Qur’an sesuai dengan tuntuan zaman. Tafsir Modern merupakan produk para mufassir masa kini yang mempunyai hal-hal baru sesuai dengan konteks zaman kekinian. Jika tafsir klasik mempunyai sumber, corak dan metode tafsir, maka tafsir modern pun juga mempunyai hal sama dengan tafsir klasik. Perkembangan sumber tafsir Modern dimulai dengan menggunakan metodebi al-iqtira>ni (perpaduan antara bi al-manqu>l dan bi al-ma’thu>r). Perkembangan Metode tafsir Modern dimulai dengan  metode ijama>lilalu tafsir tematik singular(al-Maudhu>’i al-Aha>di>), metode tematik prular (al-Maudhu>’i al-Ja>mi’)dan  tafsir yang membahas satu kalimat saja dengan mengumpulkan semua ayat-ayat yang menggunakan kalimat atau derivasi dan akar kalimat tersebut, kemudian menafsirkannya satu persatu dan mengemukakan dalil dan penggunaannya dalam al-Qur’an.
Copyrights © 2021