INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY
Vol. 6 No. 1 (2012)

PEMBUATAN ETANOL DARI LIMBAH AMPAS KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN Rhizopus oligosporus DAN Saccharomyces cereviseae DENGAN PENAMBAHAN PHOSPAT

H. Widyatmoko (Unknown)
Sawitri Anindya Duhita (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Sep 2016

Abstract

Ampas kelapa mengandung karbohidrat, lemak, daseln protein. Selulosa adalah salah satu jenis kabohidrat yang dapat dirubah menjadi etanol. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui kadar C/N, P (Phospat), kadar etanol dan pertumbuhan mikroba dalam proses fermentasi ampas kelapa. Fermentasi dilakukan dengan menggunakan mikroba Rhizopus oligosporus dan Saccharomycess cerevisiae dengan ratio phospat ½, 1, 2 pada ampas kelapa Tidak Kupas dan Kupas. Pada contoh ampas kelapa Tidak Kupas kadar C/N berkurang dari 0,25 hingga 0,15 sedangkan pada ampas kelapa Kupas berkurang antara 0,4 – 0,2. Nilai pH ampas kelapa Tidak Kupas berkisar antara dari 6,89 hingga 5,18 dan ampas kelapa Kupas 6,56 hingga 4,98. Kadar etanol pada ampas kelapa Tidak Kupas cenderung lebih kecil bila dibandingkan dengan ampas kelapa Kupas. Hal ini disebabkan ampas kelapa Tidak Kupas mengandung lignin. Kadar etanol pada Ampas Tidak Kupas sebanyak 1 % pada jam 96 dan terendah 0,46 % pada jam ke 24 . Sedangkan yang kupas kadar etanol paling tinggi 1,14% dan yang terendah 0,46 % Kata Kunci : Ampas Kelapa, Etanol, Saccahromycess cerevisiae, Rhizopus oligosporus

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

urbanenvirotech

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Energy Environmental Science

Description

The scope of the journal emphasis not limited to urban environmental management and environmental technology for case study in Indonesia and for other region in the world as well. Urban Environmental Management: environmental modeling, cleaner production, waste minimization and management, energy ...