Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lifestyle, computer self efficacy, serta persepsi manfaat, dan persepsi risiko terhadap minat penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis e-commerce pada PT GO-JEK Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada 14 kantor cabang GO-JEK Indonesia yang berada di wilayah Jawa Timur. Populasi dalam penelitian yaitu perwakilan staf dan karyawan, khususnya staf akuntan PT GO-JEK Indonesia yang bertugas di 14 kantor cabang tersebut, yakni sebanyak 34. Karena jumlah populasi minim, maka teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh, sehingga sampel penelitian ini sebanyak populasi yang ada, yakni 34 orang karyawan staf akuntan GO-JEK. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan dianalisis dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan lifestyle, computer self efficacy, persepsi manfaat, dan persepsi risiko berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem akuntansi berbasis e-commerce pada PT GO-JEK. Strategi PT GO-JEK dalam mengantisipasi perkembangan revolusi industri 4.0, adalah meningkatkan wawasan, skill, pengetahuan, dan kemampuan SDM agar memiliki lifestyle yang adaptif, computer self efficacy yang tinggi, persepsi manfaat, dan persepsi risiko yang baik, dengan memberikan pendidikan dan pelatihan tentang transformasi teknologi.
Copyrights © 2022