Permintaan pasar yang tidak terpenuhi dapat mengakibatkan meningkatnya variabilitasantara jumlah produksi dan permintaan. Selain menyebabkan terjadinya pemborosan, keadaanini juga mendorong terjadinya bullwhip effect. Pada kasus perusahaan yang memproduksiproduk rumah tangga berbahan plastik, diperoleh nilai BE melebihi 1, yang menandaiterjadinya bullwhip effect. Bullwhip effect yang terjadi disebabkan oleh dua faktor utama yaituperamalan permintaan dan lead time. Peramalan permintaan mempengaruhi jumlahketersediaan bahan baku sedangkan lead time memperhatikan manufacturing led time. Padapenelitian diperlihatkan bahwa perbaikan yang dilakukan pada penentuan jumlah produksimelalui peramalan permintaan dapat memperkecil variabilitas Bullwhip Effect. MinimasiManufacturing Lead Time (MLT) dilakukan dengan menghilangkan dan menggabungkanbeberapa operasi produksi. Keterkaitan antara Manufacturing Lead Time dengan ketersediaanbahan baku memiliki hubungan dalam mengurangi nilai Bullwhip Effect sebesar 64,3%.
Copyrights © 2013