Salah satu opsi yang dapat dilakukan perusahaan tambang untuk memaksimalkan keuntungan adalah dengan melakukan efisiensi biaya produksi. Penambangan elektrifikasi merupakan rekayasa teknis yangdilakukan oleh Tambang Batubara X untuk memperkecil biaya pengupasan overburden dengan memanfaatkan tenaga listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik sendiri. Penambangan elektifikasiakan dilakukan sendiri oleh Tambang Batubara X. Penelitian dilakukan untuk mengetahui berapa harga pokok produksi (HPP) dengan penambangan elektrifikasi menggunakan pasangan alat Electric Shovel Komatsu PC 3000E-6 dengan Dump Truck RT Belaz 75135. Kemudian, dilakukan analisis sensitivitas pada variabel-variabel yang berpengaruh terhadap HPP pengupasan overburden. Dari perhitungan, didapatkan nilai HPP sebesar Rp44.420,-/BCM di Bulan Februari 2019, nilai ini lebih besar dari HPP dari kontraktor penambangan Tambang Batubara X, yaitu sebesar Rp 27.802,-/BCM. Hal ini dikarenakan rendahnya produksi aktual yang disebabkan karena jam kerja di bulan Februari 2019 yang kecil. Dari analisis sensitivitas dapat terlihat bahwa fluktuasi harga BBM sangat perbengaruh terhadap HPP pengupasan overburden. Selain upaya untuk memperkecil HPP dengan menaikkan jam kerja efektif, perusahaan juga harus melakukan rekayasa teknis untuk membuat harga bahan bakar menjadi lebih murah.
Copyrights © 2019