Dalam memilih sebuah material, masyarakat cenderung memilih material yang paling mahal dengan asumsi bahwa dengan material yang paling mahal tersebut, maka akan diperoleh sebuah komponen yang lebih baik dan lebih kuat. Pada aktualnya tidaklah demikian. Pemilihan material tidak dapat dilihat hanya dari aspek harga saja, tetapi juga terhadap kebutuhan desain, karakteristik material dan lingkungan dimana komponen akan diaplikasikan. Selain itu, karena kurangnya pengertian masyarakat tentang material, perawatan atau penanganan yang dilakukan terhadap suatu material juga cenderung memperpendek umur material itu sendiri. Pelatihan Pengenalan dan Karakterisasi Material bagi Masyarakat Industri ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat industri yang selalu berhubungan dengan material, terkait karakter dari material yang digunakan dalam industri dan cara penanganannya. Pelatihan ini berjalan dengan baik dan pengetahuan masyarakat menjadi bertambah.
Copyrights © 2020