Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki iklim tropis dengan curah hujan dan panas yang tinggi. Suhu panas yang tinggi akan membuat bangunan juga terasa panas. Penggunaan Double Skin Facade (DSF) pada eksterior bangunan bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasinya. Maraknya pembangunan di Indonesia merupakan salah satu yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Salah satu cara adalah dengan menerapkan konsep arsiktetur hijau pada bangunan. Maka untuk menerapkannya, Double Skin Facade membutuhkan material yang ramah lingkungan dan terbarukan seperti material kayu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penggunaan material kayu sebagai Double Skin Facade pada bangunan apartemen. Penelitian dilakukkan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode studi banding. Perwujudan dari aspek-aspek tersebut untuk mendapatkan hasil desain double skin facade dengan menggunakan material kayu.
Copyrights © 2020