Tulisan ini berangkat dari kegelisahan akan dominasi contoh arsitektur barat pada ranah studi tentang proporsi dalam estetika arsitektur. Padahal kekayaan arsitektur nusantara yang berbalut nilai global dan lokal secara bersamaan mengindikasikan terdapat irisan atau kesamaan mendasar tentang nilai proporsi-nya. Selanjutnya, diangkat penelitian untuk mengetahui kemungkinan ditemukannya Golden Proportion (sebagai proporsi universal) pada arsitektur nusantara, dengan studi kasus Rumah Gadang Gajah Maram. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui analisis digital terhadap hasil dokumentasi pengukuran objek studi, dengan bantuan perangkat lunak Phimatrix. Tangkapan visual diterjemahkan ke dalam format numerik dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Gadang Gajah Maram sebagai salah satu wujud arsitektur nusantara, memiliki potensi Golden Proportion 80,77% dengan nilai rata-rata 0,624 dengan deviasi hanya 0,006 atau 0,96% terhadap konstanta Phi (0,618).
Copyrights © 2022