Wanita pasca pubertas akan mengalami perubahan kadar hormon pada setiap fase menstruasi. Kadar estradiol yang rendah akan meningkatkan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar estradiol serum fase folikular dan luteal dengan tingkat kecemasan wanita usia subur. Desain penelitian yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yaitu purposive sampling, jumlah responden 40 orang dalam 2 kelompok; 20 responden untuk fase folikular dan 20 orang fase luteal. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Fisher. Nilai p-value fase folikular (0,344) > (0,05), sehingga dapat diartikan tidak ada hubungan yang signifikan kadar estradiol serum fase folikular dengan kecemasan. Sedangkan nilai p-value fase luteal (0,083)>(0,05) sehingga dapat diartikan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar estradiol serum fase luteal dengan tingkat kecemasan.
Copyrights © 2022