Jurnal IMAJI
Vol. 13 No. 3 (2022): Menuju Layar Personal sebagai Budaya Baru Menonton

Budaya Menonton Film: Teknologi Digital dan Katalisasi COVID-19 Menuju (Siklus) Layar Personal

Muhlisiun, Arda (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2022

Abstract

Penelitian ini saya lakukan untuk melihat perkembangan film dan penonton film ketika wabah Covid-19 melanda dunia, di mana film juga ikut merasakan dampaknya. Berbagai cara dan upaya untuk menyelamatkan industri film ternyata telah merubah budaya menonton film. Jika ditarik jauh ke belakang (1890-an), dalam sejarah relasi film dan penonton, awal orang menonton film dilakukan secara personal (individual). Thomas Alfa Edison adalah pelopornya melalui alatnya bernama Kinetoskop. Kehadiran Lumiere Bersaudara telah mengubah konsep menonton film. Menonton film beralih pada konsep kolektif, massal, bahkan diberlakukan tiket berbayar. Dari sinilah kemudian kita mengenal bioskop sebagai ruang pemutaran film dalam skala massal. Munculnya wabah Covid-19 telah menggantikan peran bioskop dalam hal proyeksi film ke hadapan masyarakat luas. Meskipun banyak orang tetap berharap agar agar bioskop akan menemukan jalannya kembali, namun fenomena digital turut mempercepat era perfilman menuju dunianya yang baru: film streaming. Keadaan ini akhirnya menciptakan sebuah fenomena berupa siklus kepenontonan, bahwa cara orang menonton film di masa depan akan semakin personal (kembali) -seperti halnya yang terjadi pada era di mana Thomas Alfa Edison pertama kali memperkenalkan film pada masyarakat.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

IMAJI

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Journal IMAJI accommodates a collection of various topics of film / audio-visual studies that contain ideas, research, as well as critical, fresh, and innovative views on the phenomenal development of cinema in particular and audio-visual in general. This journal aims to provide research ...