Millah: Journal of Religious Studies
Vol. VII, No. 2, February 2008: English Version

A New Paradigm in Religious Discourse: Liberating Religion from the Shadow of Institutions, Organisations, and Religious Streams

Aksin Wijaya (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2008

Abstract

Akhir-akhir ini, Indonesia diramaikan dengan tindakan kekerasan atas nama agama. Anehnya, pihak-pihak yang melakukan tindakan kekerasan berasal dari lembaga, organisasi, dan aliran keagamaan yang menuduh penganut aliran keagamaan lain sebagai sesat. Lebih aneh lagi, MUI yang selama ini menjadi eksekutor Tuhan, sama sekali tidak menfatwa sesat tindakan kekerasan yang dilakukan mereka yang mengatasnamakan agama. Peristiwa itu nampaknya tidak lepas dari klaim kepemilikan dan kebenaran atas nama agama yang dilakukan oleh sebagian mereka. Akibatnya, agama dijadikan justifikasi atau pembenaran tindakan kekerasan itu sendiri. Agama akhirnya berwajah kekerasan, bukan membawa kedamaian sebagaimana missi awal. Untuk melepaskan agama dari manipulasi mereka, dan dalam rangka melepaskan agama dari bayang-bayang dan klaim organisasi, aliran, dan lembaga keagamaan itulah, tulisan ini dibuat.Keywords: Teosentris-Eskatologis; Antroposentris-Transformatif; dan Religiosentris.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

Millah

Publisher

Subject

Religion

Description

Millah: Journal of Religious Studies (E-ISSN: 2527-922X) is an international double-blind peer-review journal focusing on original research articles related to religious studies. The journal welcomes contributions on the following topics: Religious studies Islamic studies Christian studies Hindu ...