Ayat Yassarnâ al-Qur'ân (istilah penulis) dalam al-Qur'an disebutkan sebanyak empat kali dalam surat al-Qomar, yakni pada ayat 17, 22, 32, dan 40 dengan lafadz yang sama persis tetapi berbeda konteks maknanya. Yassarnâ al-Qur'ân sendiri mufassir memahaminya dengan berbagai makna, bisa jadi kemudahan al-Qur'an yang dimaksudkan adalah mudah untuk membacanya, mudah untuk memahaminya dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini, peneliti akan menggali makna-makna yang terkandung dalam ayat tersebut, juga hikmah dan munasabahnya dengan menggunakan metode library research dari sumber-sumber penafsiran mufassir dari mufassir klasik, pertengahan hingga modern-kontemporer, yang dalam hal ini peneliti akan menganalisis tafsir Ma’âni al-Qur’ân karya Al-Farra’, Jamî’ al-Bayân ‘an Ta’wîl ay al-Qur’ân karya ath-Thabari dan Tafsîr Munîr karya Wahbah Zuhaili yang mewakili penafsiran setiap periodenya.
Copyrights © 2022