Serangan hama penggerek batang dapat menurunkan produktivitas tebu. Kerugian akibat serangan penggerek dapat berupa penurunan bobot tebu, rendemen maupun kualitas nira yang diperoleh. Pengendalian secara biologis dengan parasitoid dapat menekan populasi hama. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mengamati tingkat parasitasi hama penggerek Chilo terrenellus di kebun. Dengan demikian dapat diputuskan parasitoid yang dapat dikembangkan secara masal untuk pengendalian hama di kebun. Pengamatan dilakukan mulai bulan April 2014 sampai dengan bulan Februari 2015 di kebun pembibitan tebu di Desa Alaku, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke. Pengambilan sampel larva dan telur penggerek dilakukan setiap minggu. Hasil pengamatan menunjukkan adanya 3 jenis parasitoid penggerek batang yang memarasit telur dan larva C. terrenellus. Parasitoid telur Trichogramma chilonis, parasitoid larva Cotesia flavipes dan Sturmiopsis inferens dapat dijumpai selama periode pengamatan. Tingkat parasitasi T. chilonis cukup tinggi, diikuti tingkat parasitasi C. flavipes dan S. inferens yaitu rerata sebesar 73,27%, 14,55% dan 5,96%.
Copyrights © 2022