Abstrak. Permasalahan yang dihadapi kelompok tani wilayah perkotaan adalah semakin berkurangnya lahan persawahan akibat alih fungus lahan pertanian menjadi perumahan, sering terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi sehingga petani harus menggunakan pupuk nonsubsidi yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional, kebiasaan petani menggunakan pupuk kimia semakin memperburuk kesuburan tanah dan berkurangnya produksi hasil pertanian. Permasalahan yang dihadapi petani tersebut memerlukan solusi alternatif pertama, yaitu penyelesaian masalah melalui sistem minapadi yaitu suatu bentuk usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya ikan air tawar berupa ikan lele dan ikan nila yang dapat memaksimalkan hasil tanah sawah. Minapadi dapat meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus. Selain keuntungan dari tanaman padi, petani juga mendapatkan keuntungan dari hasil pembesaran ikan sekaligus mengurangi biaya pestisida dan pupuk. Solusi alternatif kedua yaitu pemanfaatkan pekarangan untuk budidaya ikan air tawar dengan system bioflok, sehingga pekarangan sempit dapat lebih produktif untuk membantu peningkatan kesejahteraan keluarga petani. Untuk keberlangsungan kegiatan minapadi dan bioflok diperlukan pendampingan secara terus menerus sampai pada batas dimana petani sudah dapat secara mandiri membudidayakan ikan air tawar system bioflok dan minapadi dan menemukan ruang pemasaran yang lebih baik.Kata kunci: Budidaya Ikan Lele, Budidaya Ikan Nila, Pendampingan Kelompok
Copyrights © 2022