Holistik Jurnal Kesehatan
Vol 16, No 3 (2022)

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesulitan makan persisten pada anak usia prasekolah

Andri Yulianto (Prodi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung)
Mella Dwi Novitasari (Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung)
Desi Arimadiyanti (Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung)
Wahyu Widayati (Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2022

Abstract

Background: Children With Persistent Feeding Difficulties as a child's reluctance to consume, refuse, and choose the food served.Purpose: To identify related to persistent feeding difficulties in preschool-aged childrenMethod: An analytic observational with a cross sectional approach, the sampling technique used is total sampling with a sample of 40 respondents. Data collection using a questionnaire and statistical analysis using Chis-quare.Results: Finding of 15 respondents (37.5%) had preschool children who had persistent feeding difficulties in, while 26 respondents did not persistent feeding difficulties (62.5%). There is no relationship between mother's education and persistent feeding difficulties in preschool children (4-6 years) p-value = 0.159 >α (0.05). There is a relationship between family economic status and persistent feeding difficulties in preschool children (4-6 years) p-value = 0.017 < (0.05).Conclusion: There is no relationship between mother's education with persistent feeding difficulties in children and there is a relationship between family economic status and persistent feeding difficulties in preschool children.Keywords: Food; Persistent feeding difficulties; Preschool children (4-6 Years).Pendahuluan: Kesulitan makan persisten disebut sebagai feeding problem sebagai ketidakmauan anak untuk mengkonsumsi, menolak, dan memilih makanan yang dihidangkan.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesulitan makan persisten pada anak usia prasekolahMetode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cros sectional, teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel yaitu 40 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis stastistik mengunakan Chis-quare.Hasil : Didapatkan anak prasekolah yang mengalami kesulitan makan persisten sebanyak 15 responden (37,5%) sedangkan tidak mengalami kesulitan makan persisten sebanyak 26 responden (62,5%). Tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kesulitan makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) p-value= 0.159 >α (0,05). Ada hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kesulitan makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) p-value= 0.017 <α (0,05).Simpulan : Tidak ada hubungan pendidikan ibu dengan kesulitan makan persisten pada anak dan terdapat hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kesulitan makan pada anak prasekolah. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

holistik

Publisher

Subject

Nursing

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...