Anjuran merawat Jenazah akan menjadi gugur setelah terdapat umat Muslim lainnya yang telah melaksanakannya. Pendampingan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara pengurusan jenazah yang bersyariatkan Islam, dan pemberian motivasi dalam membuang rasa takut terhadap jenazah. Jenis PKM ini adalah berupa penyuluhan kepada jamaah Masjid Baiturrahim di RW.006 dan Masjid Barokah di RW.005 di Joyotakan, Serengan, Surakarta dengan cluster sampling. Teknik pengumpulan data adalah observasi, diskusi, dan wawancara. Media PKM adalah perlengkapan jenazah, ember, dan gayung. Dalam tahapan Edukasi Pengurusan Jenazah, tim pengadi berhasil meyakinkan sebagian masyarakat dengan cara membuat forum diskusi. Ini membuktikan bahwa warga masih memiliki kesediaan dalam membuka hati dan menerima masukkan pengetahuan dari orang lain. Pada tahapan Praktik Pengurusan Jenazah, warga juga mampu memahami apa saja yang harus dikerjakan saat persiapan memandikan jenazah. Warga menjadi tahu titik-titik tubuh mana yang menjadi lokasi simpul-simpul tali saat membungkus jenazah, dan tip-tip bagaimana melawan rasa takut saat berhadapan dengan mayat. Regenerasi perlu dilakukan mengingat betapa minimnya petugas pengurus jenazah di RW.005 dan RW.006 di Joyotakan.
Copyrights © 2022