Artikel ini merupakan kajian filosofis yang membahas mengenai cara menyeimbangi peran ganda yang dialami perempuan masa kini dengan mengkajinya melalui nilai – nilai dan perspektif budaya matrilineal suku Minangkabau. Budaya matrilinieal rupanya menempatkan perempuan pada posisi yang sangat penting dalam suatu kehidupan keluarga bahkan masyarakat. Sehingga, perempuan dalam hal ini memiliki sejumlah tanggung jawab yang besar disamping perlindungan yang layak. Sementara itu, di masa modern perempuan terus menyuarakan dan menuntut adanya persamaan hak dan penghapusan diskriminasi gender. Kondisi ini menggambarkan bahwa perempuan berada dalam kondisi yang nampak rentan baik dalam keluarga maupun masyarakat, terlebih banyaknya tindakan kekerasan dan subordinasi gender terhadap perempuan. Secara tidak langsung masyarakat telah menempatkan perempuan pada posisi kedua. Dalam realitas sosial tuntutan persamaan dan emansipasi terhadap perempuan ini akhirnya membentuk peran ganda terhadap perempuan yang terkadang membuat pergerseran nilai dalam keluarga dan stigma masyarakat. Oleh sebab itu, nilai filosofis di dalam budaya Minangkabau terhadap perempuan menjadi penting dalam membangun citra perempuan masa kini. Metode penelitian dalam penulisan artikel ini adalah deskriptif analisis dengan mengkaji nilai – nilai filosofis perempuan dalam budaya Minangkabau dan mengaitkannya dengan fenomena peran ganda perempuan masa kini.Kata Kunci: Perempuan masa kini, Peran ganda, Matrilineal, Minangkabau
Copyrights © 2022