Jurnal Ilmiah Cakrawarti
Vol 5, No 2 (2022)

EFEKTIVITAS PENGAWASAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TABANAN DALAM PENGELOLAAN PASAR TRADISIONAL DAUH PALA KECAMTAN TABANAN KABUPATEN TABANAN

Wibawa, I Ketut Sukantha Artha (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Aug 2022

Abstract

Penelitian ini mengambil judul Efektivitas Pengawasan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan  Kabupaten Tabanan Dalam Pengelolaan  Pasar Tradisional  Dauhpala Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan. Dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Dengan indikator: Akurat, Terpusat, Tepat waktu, Fleksibel, Bersifat sebagai petunjuk dan opersaional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancang bangun observasional deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, wawancara, dan studi literatur.Hasil penelitian menyatakan bahwa pengawasan di Pasar Dauhpala dengan indikator yang disebutkan di atas belum dapat dikatakan efektif, masih banyak adanya permasalah yang belum dapat diselesaikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan. Dengan berbagai hambatan yang di hadapai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan seperti kurangnya sarana dan prasarana, serta anggaran yang belum memadai. Saran yang bisa penulis berikan sebagai berikut, dalam melakukan pengawasan tidak hanya dilakukan seminggu sekali, atau pada saat tertentu saja.Dalam melakukan pengawasan petugas seyogianya mampu juga menyampaikan arahan bagi pedagang yang pola fikirnya masih kaku  agar terciptanya budaya tertib dan bersih.untuk melaksanakan pengawasan yang efektif, perbanyak sarana pengawasan seperti kendaraan bermotor.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

cakrawarti

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Ilmiah Cakrawarti is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society ...