Indonesia sebagai negara maritim tidak lepas dari transportasi laut untuk perdagangan maupun pariwisata, Untuk sektor pariwisata pemerintah telah mempersiapkan kapal trimaran bottom glass yang akan beroperasi pada wilayah Likupang Provinsi Sulawesi Utara dan Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebuah proyek pembangunan pasti memiliki kendala tersendiri dalam menyelesaikannya, seperti keterlambatan proyek pembangunan. Penyebab keterlambatan proyek biasanya karena keterbatasan peralatan, tenaga kerja yang minim, dan kurangnya koordinasi. Tujuan penelitian ini mencari penyebab keterlambatan pembangunan kapal trimaran bottom glass, analisa keterlambatan proyek akan menggunakan metodeĀ Fault Tree Analysis (FTA). Metode Fault Tree Analysis (FTA) menganalisa kejadian utama top event yang dikembangkan untuk mencari penyebab dasar atau basic event. pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara pada karyawan yang terlibat dalam pembangunan kapal, kemudian dari kejadian utama atau top event terlambatnya pembangunan kapal dianalisa menggunakan metodeĀ Fault Tree Analysis (FTA) dan didapatkan 6 intermediate event . Dari 6 intermediate event dikembangkan lagi untuk memperoleh basic event, dan diperoleh 17 kejadian dasar atau basic event yang menjadi penyebab keterlambatan proyek.
Copyrights © 2022