Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
Vol 1, No 1 (2022)

ANALISIS KARATERISTIK MASSA BATUAN PADA BATU GAMPING TERHADAP KESTABILAN LERENG DI KABUPATEN MADURA

Priskilla Pergelitty Latekay (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Lucitania Grasella Rotyn Seran (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Osfaldo Try Sa'ban (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Ramdan Nurul Hamdani (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Edrian Edrian (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Mhd Hilal Fikri (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Marshellino Azri Gowarno (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Christian Vierri Haisoo (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Fitri Indah Dwi Suci (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Andy Andityaman Betaubun (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2022

Abstract

Dalam suatu lereng, untuk menanalisis stabilnya suatu lereng baik lereng buatan atau lereng yang terbentk secara alami dan lereng yang ditimbun, terdapat factor-faktor yang secara sederhana sebagai gaya penahan dan gaya penggerak, yang sangat berpengaruh terdapat kondisi stabil tidaknya suatu lereng. Disini membahas mengenai kestabilan lereng yang terbuat dari susuan batu gamping. Batu Gamping merupakan suatu batuan yang tergolong dalam kelas batu sedimen yang terbentuk atau disusun oleh CaCO3 (calcium carbonat) dan berasal dari organisme lau yang sudat mati diantaranya siput,coral¸dan kerang. Penelitian ini dimaksudkan agar dapat mengetahui karakteristik massa batuan pada batu gamping terhadap kestabilan lereng di Kabupaten Madura. Nilai yang didapatkan dari hasil perhitungan RMR pada lereng yang terletak di batu kapur di Bukit Jaddih, Bangkalan, Madura, Jawa Timur,  yakni batu gamping yang kualitas massa batuan nya berada pada kelas sedang  (III) dengan nilai RMR 41-60. Lereng tersebut tersusun atas komoditas batuan yang sama yaitu batu gamping. Berdasarkan Analisa yang di dapat nilai FK atau Faktor Keamanan lereng tersebut berada dalam kondisi natural, dengan pembobotan bernilai 1,68 yang berarti lereng dalam kondisi kritis atau lereng tersebut pernah terjadi longsor dan sangat tinggi potensi untuk terjadinya longsor

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

semitan

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: ...